Jumat, 09 September 2016

Cuacamu sepeti suasanaku

Hi malam,
Kurasakan air dari langitmu demi sedikit menetes...
Anginmu menusuk tlg ku hingga jemariku
Taukah kau malam?
Suana hatikupun seperti itu
Hanyut dibawa pergi oleh deru air membasahi pelipis,bukan karena air dari langit mendungmu itu tapi dari hatiku yang mendung ini...
Senasib?
Bahkan karena itulah aku mengatakannya padamu,karena dirimu pun merasakannya.
Aku terbawa oleh seseorang di masa lalu itu,yg masih tetap ikut kemanapun aku pergi
Bayangnya yang sulit terhapus dari hati ini
Yang selalu aku lihat namun tak merasakan hadirnya disini
Perih?
Ya bak jeruk nipis di sedu pada kaki yang baru robek
Takkan tertahankan begitu nyeri
Melihat dirinya
Tapi bukan hanya dia lagi
Melainkan seseorang yang telah di gandengny dalam foto itu
Menggambarkan keceriaan yang dahulu pernah terengut darinya bahkan dia lebih ceria.
Aku?
Hanya bisa menunggu
Menunggu apa?
Kepastian saat aku bisa pergi dari bayangannya
Mengumpulkan sejuta kekuatan
Untuk menghilangkan mendungku
Berganti dengan cahayaku yang sesungguhnya
Yang pernah hilang

~salam mendung~
Pearl Shine